Kamis, 05 Mei 2011

Kisah :

Ibrahim Ibnu Adham, seorang alim, melihat seseorang yang tampak pada wajahnya seperti sedang ditimpa kesusahan dan kesedihan. Lalu Ibrahim bertanya pada orang itu : “Aku ingin mengajukan tiga pertanyaan kepadamu, tolong dijawab!.. apakah dalam alam ini ada sesuatu kejadian yang tidak dikehendaki oleh Allah?”. Orang itu menjawab : ”Tidak!”. Apakah pernah rezekimu yang telah ditaqdirkan oleh Allah dikurangiNya?” “tidak!” jawab orang itu lagi. Apakah umurmu yang telah ditaqdirkan oleh Allah dikurangi sedikit ?” Dijawabnya: ”tidak!” Lalu Ibrahim berkata lagi: “kalau demikian mengapa kamu susah dan sedih?

Karena segala sesuatu yang berkaitan dengan hidup sudah diatur oleh Allah dengan sebaik-baiknya.

”So don’t worry be happy !”

So have we supposed to be worried ?
















Kehidupan sudah berjalan sesuai manzilah-manzilahnya

Demikian dengan kematian Osama bin Laden bukan karena Obama tapi karena umurnya sudah ditaqdirkan. Dan Allah tidak akan mengurangi pun menambah pahala amal baik maupun buruk yang tidak pernah dilakukan.

Jumat, 15 April 2011

rencanaNya pasti

Betul banget yah manusia merencanakan .... Allah yang menentukan,sering banget dalam perjalanan hidup kita (kita??? siapa ya?? saya aja kali ??) sudah merencanakan dengan rapi dan matang, karena sesuatu alasan akhirnya tidak jadi... pastinya ada sebab dan akibat lah yah

Tapi saya PERCAYA banget banyak rencana itu lebih baik dari tidak memiliki rencana,
kalau tidak berencana dalam hidup mah kelaut ajah.

Sudah beberapa tahun ini saya berdua (me and dey) suka bikin rencana-rencana tahunan alias resolusi tahunan gitu... diantara resolusi tahunan yang sinergi antara saya dan anak saya adalah rencana dia mau menikah di usia 20 tahun dan saya setuju banget.

Beberapa alasan kenapa saya setuju dan termasuk yang sering memprovokasi nikah muda pada anak-anak antara lain:

1) Biar ada yang jagain dzohirnya (gak khawatir tiba-tiba pergi sama lelaki asing ke suatu tempat pasti setiap ibu-ibu anak perempuan begitu.... eh gak tahu deng)

2) Ada tempat menyalurkan kebutuhan tahap perkembangan manusia dengan lawan jenis (kan kalau sudah nikah jadi halal dan nilainya ibadah)

3) Biar ada yang mendidik lahir batin dari sisi rasional laki-laki (kan anak saya fatherless)

4) Biar gaji saya utuh hahahaha ( alasan inilah yang agak kasar dan vulgar)

Whatever lah alasan itu ... masalahnya anak saya perempuan yang posisinya menunggu alias pasif... dan tentunya tak sepercaya diri yang memiliki banyak kelebihan hahaha...

Begitulah rencananya tahun 2011 adalah tahun sinergi rencana indah kami berdua, tapi karena berbagai alasan dan tentunya Allah belum menentukan, rencana itu belum bisa terlaksana lebih tepatnya menunggu rencanaNYA saja yang pasti...

Begitulah saya tetap memiliki banyak rencana... tetapi akan saya sediakan ruang untuk percaya rencanaNYA pasti lebih baik dan indah pada waktunya...

Senin, 27 Desember 2010

makan malam bersama

Pa Gaib

Saya bekerja di Subdit. Pengelolaan Hama Terpadu, Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan yang berlokasi di Jl. AUP Pasarminggu, persisnya depan Masjid Palapa, Pasarminggu. Tempat yang sering jadi tempat walimatul urs karena luas tempat parkirnya di lapangan bola satu-satunya di Kecamatan Pasarminggu.

Subdit kami menjadi satu-satunya subdit yang staf lelakinya satu-satunya namanya Edi Eko Sasmito dari Jurusan HPT, Faperta, IPB.

Subdit kami juga subdit yang sangat kompak satu sama lain dan saling membantu tanpa ada senior yunior atau S1 ataupun S2, dan satu-satunya subdit yang kalau ke daerah yang situju adalah Laboratorium Pengamat Hama dan Penyakit yang ada di daerah dan biasanya tempatnya di tengah sawah nun jauh dari kendaraan umum.

Kepala Subdit. Kami namanya Ir. Sarsito Wahono Gaib Subroto, MM yang sering disingkat dengan hanya Pa Sarsito WGS dengan nama panggilan yang unik yaitu Pa Gaib, walaupun ada tetap gaib (artinya gaib dalam bhs Arab kan tidak kelihatan) 

Pa Gaib sudah lama jadi kandidat Direktur pada Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, dan beliau cukup lama jadi plh (pelaksana harian direktur)... karena Direktur kami Ibu Ati Wasiati telah memasuki purna tugas pada Juni 2010 lalu. Kata beliau jadi Direktur plh itu sangat-sangat tidak enak karena tanggung jawabnya sama lebih enak jadi Direktur beneran tanpa plh.... hehe laa iyya pak

Pada Awal Desember lalu ada pelantikan eselon II besar-besaran di Kementerian Pertanian termasuk Pa Gaib juga promosi dan ..... ternyata bukan jadi Direktur, tapi beliau diamanahi jadi Kepala Balai Besar Peramalan OPT Tanaman Pangan di Jatisari Karawang... promosi ke eselon IIb yang beda tipiiiiis dengan eselon IIa (Direktur).

Dan itu bagi kami mengjutkan karena P Gaib tidak jadi Direktur yang telah di isu-isukan selama ini.... dan tentu saja kami sebagai staf beliau sedihlah karena udah lama bersama beliau dalam suka dan duka, dalam kebersamaan susah dan senang, dalam melaksanakan tugas baik ringan maupun berat.

Saya sendiri berfikir positif saja bahwa Pa Gaib dipilihkan Allah yang terbaik walau mungkin awalnya sedikit galau karena tidak akan bisa setiap saat merajut hari-hari beliau bersama keluarganya... tapi saya yakin akan ada keindahan tersendiri dengan sedikit berjauhan dari keluarga... iya pa pasti deh

Yang paling menonjol dari beliau adalah kedermawanannya dan kebersahajaannya dalam hal keuangan... dan yang paling berkesan bagi saya adalah beliau menjadi donatur tetap Ziswaf Ramadhan di salah satu yayasan afiliasi saya

Pada tanggal 28 Desember 2010 kami se subdit P-PHT mengadakan acara ”perpisahan” lebih tepatnya acara ”makan malam bersama Pa Gaib” di Paregu (di dekat PIM katanya seeh)... dan hadeueuh saya diminta teman-temin lainnya untuk menyusun kata-kata perpisahan.... atau kata-kata terima kasih atau semacam itulah huhu ”naikan” dari anak saya dey.

Akhirnya saya bolak-balik ke ke mbah Google minta bimbingannya... yeee kagak nemu-nemu... setelah mentok saya kembali ke khitah doa robithoh yang luarr biasa indah.

Jadilah saya sampaikan kepada Pa Gaib seperti berikut ini :

Terima kasih atas kebersamaan yang telah dilalui,
Terima kasih atas bimbingan dan perhatiannya pada kami selama ini,
Terima kasih atas inspirasi, apresiasi dan motivasi yang diberikan untuk kami yang tak henti-henti...

Semoga Allah mengokohkan dan mengekalkan ikatan hati kita dalam jalinan kuat persaudaraan yang dirahmatiNya

Semoga Bapak di tempat yang baru dengan amanah yang baru dipenuhi dengan limpahan keberkahan dan Rahmat Allah SWT.

Dan Semoga Allah selalu melapangkan hati kita dengan limpahan keimanan dan keindahan bertawakkal kepadaNYA untuk selalu ada di jalanNYA

Aamiin


Pasarminggu, 28 Desember 2010

Salam : kel. besar Subdit. P-PHT

Kamis, 04 November 2010

Nenek baru… baru Nenek….

Jadi nenek dari anaknya anak kandung sendiri itulah peran saya saat ini, dan banyak yang menanyakan tentang rasa sayang ke cucu dibandingkan sayang pada anak sendiri ? begitu pertanyaan beberapa teman saya di kantor… rasanya sulit untuk dijelaskan … tapi menurut saya sih tidak sama lah terutama suasana batinnya….

Yang pasti saya harusnya lebih “wise” lebih bijak bestari lebih bisa melihat sesuatunya dengan ruh yang membumbung ke langit….. namun apa yang terjadi… kudune tak sesinergi karo nyatane.

Oke kembali ke masalah jadi seseorang… ya saya jadi nenek sekarang. Nenek dari anak bayi yang masih kecil, masih belum menggemaskan sebetulnya karena belum merespon apapun dari ocehan kita kecuali nangis, netek, puupy, pepsi dan tidur itulah kerjaannya setiap hari dalam hidupnya.

Apapun itu kerjaan si bayi tetep lah mendatangkan secercah harapan dan tentunya kebahagiaan. Harapan suatu saat akan jadi seorang pemimpin bagi orang-orang beriman, jadi pemimpin yang bijaksana seperti nama yang disandangkannya Kenzi Abinaya yang artinya pemimpin yang bijaksana.... harapan yang mendatangkan kebahagiaan bagi keluarga kami khususnya si Pinandhika ibunya yang merupakan anak saya.... hehe ngomong pabaliut....

Setelah melewati proses yang hanya ”sedikit” menimbulkan rasa sakit si Pinandhika menjalani perannya sebagai ibu dan saya tidak turut campur terhadap apapun yang dilakukan terhadap si Kenzi... biar saja proses itu berlangsung seperti kucing-kucing, seperti harimau, seperti lain-lainnya yang secara sunatullah akan menjadi ibu otomatis. Ibu yang napasnya adalah do’a-do’a untuk kebaikan anaknya, ibu yang setiap napasnya adalah rasa sayang dan melindungi anaknya seperti kucing saya juga melakukan begitu setiap saat... itu adalah sunatullah.... kalau ada ibu yang jahat sama anaknya berarti sedang melawan sunatullah... sedang melawan Allah Sang Pencipta Alam Semesta beserta isinya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.....

Peran saya sebagai neneknya si Kenzi adalah pendo’a hehe... ketika nangis ok dika kubantu dengan do’a, ketika puppy ok dika kubantu dengan do’a, ketika mau mandi ok dika kubantu dengan do’a, hehe......

Setiap napasku adalah aliran do’a untuk anak keturunanku ... sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS, yang selalu menganjurkaan do’a untuk anak keturunannya.... saya mencoba untuk belajar sebagai pendo’a..... karena keyakinan saya akan dasyatnya do’a untuk segala sesuatu, dan keyakinan saya untuk selalu nabung do’a, bukan berarti nabung uang tidak perlu, untuk sementara apa yang bisa kita tabung tabunglah untuk bekal masa datang.

Kembali ke cucu pertama saya si Kenzi Abinaya, dia anak yang cakep dan manis alias tidak rewel semua berjalan normal dengan kehadirannya, tidurku berjalan normal, semua berjalan normal. Mungkin hanya merubah sedikit kebiasaan ibunya saja yang biasanya kebluk tidurnya jadi sedikit terganggu karena setiap lapar pasti nangis minta minum susu yang dititipkan Allah untuknya.

Oke Kenzi selamat datang .... moga Allah meninggikan derajatmu dengan ilmu dan memuliakanmu dengan da’wah yang akan melipatgandakan amal baikmu...... melipat waktumu full kebaikan.... aamiin.


4 November 2010

Rabu, 20 Oktober 2010

Return to ......


Pada tulisan yang lalu saya pernah menulis tentang dua ponakan saya dengan judul cover boy..... tulisan tahun 2005 ketika mereka ikut bimbel Nurul Fikri Maju Bersama Allah. Persis satu periode Nur Mahmudi Ismail menjadi Walkot Depok. Pada waktu itu saya dan keluarga pas lagi hangat-hangatnya kampanye No.5 dan saat inipun kami sedang hangat-hangatnya mengusung No. 3 dan dia datang kembali ke Cikumpa.....

Widy Krisna Yusditia namanya yang pada tahun 2005 lebih memilih taqdirnya di STTelkom Bandung, dan pada tahun 2010 taqdir melemparkan Widy kembali ke Depok untuk bekerja sambil kuliah di UGM (Universitas Gunadharma Margonda).

Anak adikku ini mengaku karakternya datar-datar saja, ketika sessi omong-omong santai denganku dia mengaku begitu.... sekilas memang demikian, namun dibalik wajahnya yang manis-manis bongsor ternyata menyimpan banyak rencana dalam hidupnya.

Salah satu rencana yang membuatku senang adalah pingin bikin ”Cimuncang coporate” begitu dia nulis di blognya... entah apa maksudnya tapi keinginannya untuk memajukan desanya membuatku... suprise... woooo Widy ternyata tidak datar-datar saja seperti pengakuannya....

Dan salah satu bukti bahwa Widy tidak datar-datar saja adalah dengan memulainya menulis di blognya dan mengeluarkan yang tersembunyi di dadanya eh pikirannya ......yang baru dibuatnya tak lama ini. Dan di situ tercantum data pengunjung blognya.... hehe baru 7 orang pasti yang duanya adalah dey dan aku.... semangat Wid... pengunjung banyak kan bukan tujuan kita bikin blog kan ??? pasti ada tujuan yang lebih dari itu... walau satu dua pengunjung tapi bisa memberikan inspirasi pada pengunjungnya berarti kita berhasil... berhasil...berhasil.... (dengan gaya Dora membuka peta hehe) dan kamu sudah memberikan inspirasi padaku uwamu untuk nulis kembali dan jadi semangat ingin nulis kembali..... hehe...

Dengan nulisnya Widy dan memiliki blog berarti termasuk dalam deretan cowoq seksi versiku mau tahu seksi menurutku ... nih kukasih bocoran sedikit antara lain :
- suka bawa-bawa al Qur’an kecil dan terselip di ranselnya/backpakernya... (pokoknya bagiku lihat anak cowoq bawa ransel dan terselip Al Qur’an di ranselnya wuuuuah seksi bgd dah... terserahlah mau dibaca atau entahlah v_v)
- suka nulis di media apa saja tentang apa saja pokoknya nulis... asal jangan nulis di tembok oranglah ya
- suka shalat di masjid
- suka baca apa saja ... seorang yang mencintai buku dan membacanya tentu...
- tidak sinis dengan sesuatu atau pendapat orang lain
masih ada sih tapi segitu saja dulu.

Dengan return to Cikumpanya Widy banyak memberikan kebahgaian pada kami di Cikumpa terutama sih jadi punya tukang ojeg pribadi dan tukang ngegembok pintu ..... hehe piiiiis wid......

Senin, 06 September 2010

Belajar dari Iklan
Saya pernah mengikuti sebuah acara yang diadakan Trustco… saat itu salah satu “dinamika kelompok”nya tentang pilihan binatang yang sudah ditentukan yaitu bunglon, singa/lion, kancil, dan kuda kalau gak salah (khususnya yang saya sebut terakhir).
Ketika itu saya langsung pilih Lion si raja rimba gagah perkasah, sekali aummm seluruh jagat raya hutan bergetar takut… dan saya heran dan agak “ngece” banget kepada pemilih bunglon. Menurut pemikiran saya pada waktu itu, iih bunglon kan binatang “oportunis sejati” plin-plan, gak punya pendirian dan banjir “ngece” lainnya saya tumpahkan kepada bunglon….
Pangkal masalahnya adalah “sudut pandang” ….ternyata dari beberapa kawan saya ada yang milih bunglon…. Haah… dengan nada heran dan ngece kok ada ya yang milih si oportunis .... sebetulnya kalau sudah keluar “ngece mengece” itu membuktikan kedangkalan ilmu dari yang “ngece”... yah begitulah saya ....
Begitu itu kalau kecamata kuda yang dipake, merasa diri paling benar, merasa pilihan yang paling power full dan luve full, dengan tuding sanah tuding sinih menyalahkan pilihan orang lain secara serampangan dan membabi buta… tak ditabayun alias cek and recek.
Jadi pesan moralnya adalah tidak ada yang salah mau milih apapun tentu dengan argumentasi masing-masing …. Ilmiah…. Alamiah…. Ilmiah…. Alamiah… begitu kan di iklan “pepsoden herbal” dua anak keren itu berdebat yang diakhiri saling ketemu dengan damai…. dan harusnya ada tambahan pesan iklan tersebut yaitu...............ilahiyah (halalan thoyiban)...
Namun demikian untuk setiap pilihan apapun pasti berserta faktor risikonya .... bukankah begitu setiap langkah ada takdirnya masing-masing.... yap risiko menjadi harus bersabar atau bersyukur............ kan begitu ???
Menurut saya pilih apapun harus tidak bertabrakan dengan hal di bawah ini (dengan urutan bebas bertanggung jawab):
 pastinya yang ilmiah /logis
 pastinya yang alamiah/ sunnatullah
 pastinya yang ilahiyah/ rabbaniyah/ syar’iyah
Iklan pepsoden herbal itu lumayan lah cukup edukatif.................. terutama mengajarkan untuk menghargai pilihan seseorang....................... dengan 3 pilar tersebut, karena kalau menabrak ke tiga pilar tersebut yang terjadi adalah kehancuran, kehinaan, dan keterpurukan.................... Wallahu’alam bishowab.....
Ditulis, 17 Maret 2009


Taqobalallah minna waminkum... Selamat Idul Fitri

Semoga Hari-hari Ramadhan yang kondusif kebaikan dapat menjiwai kita semua selama 11 bulan ke depan sampai bertemu kembali dengan Ramdahan 1432 H. Aamiin